DewajudiQQRajacapsa
CMCPokerRajacapsa
Agen SBOBETVPS Murah
Bola Hero IndonesiaBitcoin Brunei

Subdomain, Subdirektori, Subfolder Pada Website WordPress

Rezekibola Asianpoker88

Subdomain, Subdirektori, Subfolder Pada Website WordPress

Subdomain, Subdirektori, Subfolder Pada Website WordPress – Sebenarnya Subdomain, Subdirektori, Subfolder dapat di terapkan tidak hanya pada situs atau blog WordPress saja. Website Multisite ini sudah banyak di terapkan di website terutama website besar yang memiliki cakupan topik konten yang luas dan beragam.

Mereka membagi setiap topik konten berbeda ke Subdirektori atau Subfolder ataupun Subdomain agar lebih terlihat sistematis. Berbeda dengan admin dan kamu mungkin yang lebih suka membagi topik konten yang berbeda pada Kategori yang berbeda namun masih pada website yang sama.

Subdomain, Subdirektori, Subfolder Pada Website WordPress

Pada kesempatan ini admin ingin memberikan sedikit penjelasan umum tentang website Multisite ini.

Pokermas99 Pokermas88

Contoh Subdomain:

  • movie.uceng999.com
  • foto.uceng999.com
  • health.uceng999.com
  • news.uceng999.com
  • dll

Contoh Subdirektori / Subfolder

  • uceng999.com/movie
  • uceng999.com/foto
  • uceng999.com/health
  • uceng999.com/news
  • dll

Kalau admin sendiri memang lebih suka menerapkan pada Subdirektori atau Subfolder ketimbang di Subdomain, alasannya kenapa ya? karena sepertinya kalau Subdomain ada settingan tertentu di DNS Domainnya kalau berpindah server. Nah berikut ini beberapa penjelasan tentang website Multisite yang perlu kamu ketahui.

#Berdiri sendiri

Secara umum website Multisite adalah berdiri sendiri, jadi kamu bisa menginstall WordPress pada domain cabang tersebut, menggunakan theme yang berbeda, setting yang berbeda, topik yang berbeda, halaman login yang berbeda dan lain sebagainya, pokoknya mereka adalah website yang terpisah tapi masih satu domain induk.

Agar lebih mudah, coba deh kamu akses uceng999.com/movie, tampilan dan jenis kontennya berbeda bukan? tentunya konten dan topik demikian baiknya memang di buat terpisah, contoh lain seperti ini:

Subdomain, Subdirektori, Subfolder Pada Website WordPress

#Pembagian topik konten

Sebagai contoh website portal berita, mereka membagi kategori berita pada subdomain ataupun subdirektori yang berbeda. Mereka memiliki banyak redaksi tentunya masing – masing sudah ada yang menanganinya. Pembagian konten ke Multisite ini memang terlihat lebih rapi, sistematis dan teratur kalau admin bilang.

Sedangkan untuk admin ini yang masih amatiran, Multisite pada WordPress membantu admin membuat cakupan konten yang lebih luas yang mana konten tersebut terlihat kurang menarik jika di gabungkan dengan domain utama, entah alasan theme atau topik konten yang berbeda jauh dengan domain utama, ya contohnya uceng999.com/movie tadi.

#SEO

Sepengetahuan admin, Subdomain maupun Subdirektori memiliki prioritas yang berbeda di mesin pencari. Bisa di katakan bahwa Multisite mendapatkan prioritas kedua setelah domain utama.

Meskipun demikian, kalau domain utama sudah memiliki peringkat yang bagus, tentu sub sub website di dalamnya juga tetap kuat jika di bandingkan website lain yang lebih rendah pageranknya meskipun prioritasnya Mulitiste tersebut adalah yang kedua dari domain utama.

#Webmaster Google

Lalu bagaimana dengan indeks mesin pencari kaitannya dengan Webmaster terutama Google ya? karena berdiri terpisah maka seharusnya Multisite website di daftarkan ke Properti yang berbeda di Google Search Console, atau dapat juga membuat sitemap Multisite tersebut di Properti domain utama.

Lebih di sarankan memang membuat Properti terpisah saja agar laporan dan analisis dari Google pun di berikan secara terpisah, seperti ini contohnya:

Subdomain, Subdirektori, Subfolder Pada Website WordPress

Untuk status index jika kamu membiarkan saja tanpa mendaftarkannya ke Webmaster Google maka kemungkinan tidak akan terindeks, karena dia memiliki verifikasi dan sitemap yang berbeda pula. Jika kamu menggunakan Histats atau Google Analitics maka laporannya pun berbeda dan tidak dapat di gabungkan.

Kesimpulan dari admin:

Jadi sekiranya topik konten yang ingin di perluas tersebut tidak bisa digabungkan dengan website domain utama maka sebaiknya buatlah Subdomain atau Subdirektori ataupun Subfolder. Mungkin sebagian besar blogger dan pemilik web tidak terlalu memusingkan hal ini, tapi bagi admin yang ingin terus memperluas cakupan konten di web ini maka pengetahuan dasar seperti ini penting untuk di ketahui.

Admin belum sempat share tutorial cara membuat WordPress Multisite ini, karena saat ini admin tengah menggunakan VPS jadi admin rasa tutorial lebih lengkap jika di praktekkan juga di shared hosting karena sepertinya teman – teman blogger masih banyak yang menggunakan shared hosting ketimbang VPS.

Vimax Canada

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Uceng999 © 2015 Frontier Theme

Agen Domino QQ - Bandar Judi Poker Online - Qiu Qiu Online 99 - Dewa PokerBBM88