DewajudiQQRajacapsa
CMCPokerRajacapsa
Agen SBOBETVPS Murah
Bola Hero IndonesiaBitcoin Brunei

3 Plugin Berat Yang Dapat Membebani Server Blog WordPress

Rezekibola Asianpoker88

3 Plugin Berat Yang Dapat Membebani Server Blog WordPress – WordPress.org menjadi mesin pembuat situs web yang paling populer sekarang ini. WordPress.org ini beda dengan WordPress.com ya? WordPress.org membutuhkan domain dan hosting sendiri untuk membangunnya. Pada artikel ini lebih membahas pada penggunaan sumber daya (resources) dari web hosting WordPress itu sendiri.

Salah satu kelebihan WordPress adalah melimpahnya plugin yang dapat install sesuai dengan kebutuhan masing – masing pemilik situs web atau blog. Namun dampak dari penggunaan plugin ini adalah memberatkan server hosting sehingga membuat loading blog menjadi berat dan lambat. CPU harus di paksa bekerja terlalu keras untuk menjalankan query dari plugin tersebut.

Baca juga: Cara Membuat Blog AGC Blog WordPress

Namun tidak semua plugin WordPress mempunyai dampak yang signifikan terhadap performa web hosting. Berikut ini contoh beberapa jenis plugin WordPress yang dapat memberatkan server hosting, dimana plugin ini umum digunakan oleh para pemilik blog WordPress Self Hosting.

Pokermas99 Pokermas88

3 Plugin Berat Yang Dapat Membebani Server Blog WordPress

 

Silahkan cek plugin berat yang anda install di WordPress menggunakan plugin P3 (Plugin Performance Profiler)

Beberapa Plugin Berat Yang Dapat Membebani Server Blog WordPress

1. Jetpack

Plugin Jetpack ini banyak digunakan karena melimpahnya fitur di dalamnya. Beberapa fitur Jetpack antara lain related post, widget sidebar, berlangganan artikel, statistik trafik, perekaman kata kunci, share sosmed, security dan lain sebagainya. Dengan menggunakan plugin ini anda dapat menghemat beberapa plugin lain, karena Jetpack ini bisa dibilang lengkap banget sesuai kebutuhan blogger.

Namun dampak yang dibebankan kepada server memang setimpal dengan fitur di dalamnya. Jetpack ini merupakan salah satu plugin berat yang sangat membebani server hosting. Seperti gambar diagram diatas hampir 60% dari beban plugin di dominasi oleh Jetpack. Bagi anda pengguna shared hosting, beban dari Jetpack ini akan sangat terasa sekali.

2. Related Post

Related post atau artikel terkait memang memiliki peranan yang penting dalam meningkatkan pageviews sebuah blog. Ketimbang internal link, related post terlihat lebih menarik. Terlebih beberapa plugin related post memberikan tampilan yang jauh lebih menarik. Namun sayangnya plugin ini ternyata sedikit berat jika di bandingkan dengan plugin lainnya.

3. SEO

Salah satu plugin SEO yang saya gunakan untuk memaksimalkan performa artikel saya di search engine adalah plugin SEO By Yoast. Plugin ini berfungsi memandu kita untuk membuat artikel yang SEO. Selain itu banyak juga fitur lain dari plugin SEO By Yoast ini.

Meskipun plugin ini saya katakan sedikit berat, namun masih dibawah dari plugin related post dan Jetpack. Sebenarnya untuk SEO onpage, jika anda sudah terbiasa menulis artikel SEO maka plugin SEO sebenarnya bisa anda lepas.

Baca juga: Cara Menghilangkan Tanggal Posting WordPress

Itulah beberapa plugin berat yang umum digunakan namun sebenarnya cukup membebani server hosting anda, terlebih lagi jika anda menggunakan shared hosting dan menggunakan paket yang standar.

Sebenarnya ada lagi yaitu plugin AGC (Auto Generate Content) seperti STT2, Wp-Robot, Autoblog dan jenis plugin lainnya yang melakukan perekaman keyword di dalamnya sehingga memberatkan database server hosting. Namun jenis plugin seperti ini hanya sebagian blogger saja yang menggunakannya.

Seperti yang sudah saya singgung diatas, silahkan anda dapat cek plugin apa saja yang membuat loading blog anda berat dengan menggunakan bantuan plugin P3 (Plugin Performance Profiler). Semoga membantu.

Vimax Canada

2 Comments

Add a Comment
  1. Mas, kalau plugin WP smush berat gak ya?
    karna setelah saya pakai wp smush dan cek speed blog di pagespeed google dari yang awalnya dapat angka 79% jadi turun drastis ke 72%

    Wp smush berguna banget sih buat compress gambar di Wp

    1. Selamat datang Wartainfo? gak nyangka adminnya bisa sampai sini, he . .
      Saya sudah lama tidak pakai WP Smush mas, karena menurut saya dia mengurangi kualitas gambar yang di posting. Kalau soal gambar menurut saya cara terbaik tetap di kompress manual bukan pakai plugin. Cek pakai GTMetrix atau Google pasti kalau ada penambahan plugin tetap menurun kecepatannya mas. Kalau untuk post banyak gambar saya paling kompress manual plus pakai TinyPNG, bisa sih pakai penyimpanan pihak ketiga tapi tidak saya gunakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Uceng999 © 2015 Frontier Theme

Agen Domino QQ - Bandar Judi Poker Online - Qiu Qiu Online 99 - Dewa PokerBBM88