DewajudiQQRajacapsa
CMCPokerRajacapsa
Agen SBOBETVPS Murah
Bola Hero IndonesiaBitcoin Brunei
RezekibolaAsianpoker88

Bahaya Mendengkur (Ngorok), Berisiko Terkena Stroke

Bahaya Mendengkur (Ngorok), Berisiko Terkena Stroke

Bahaya Mendengkur (Ngorok), Berisiko Terkena Stroke – Penyakit stroke merupakan penyebab kematian nomor tiga di dunia. Di Indonesia sendiri berdasar data dari tahun 2013, sebanyak 12,1 orang dari 1000 penduduk mengalami stroke.

Penyebab dari stroke ini ternyata bukan hanya penyakit kronis seperti hipertensi atau diabetes, tapi juga karena kebiasaan mendengkur. Mendengkur dan juga henti nafas saat tidur (sleep apnea) sudah di teliti dapat berdampak pada risiko terjadinya stroke.

Bahkan sebuah penelitian Sleep Heart Health Study di tahun 2010 lalu menunjukkan bahwa semakin parah tingkat dengkuran seseorang maka semakin tinggi resiko stroke iskemik yang mungkin terjadi.

Pokermas99 Pokermas88

Tingkat keparahan dalam mendengkur dapat ditunjukkan melalui indeks henti nafas tidur (AHI). Jika dengkuran mencapai lebih dari 19 kali per jam, maka risiko stroke dapat meningkat hingga 3 kali lipat pada orang usia paruh baya keatas.

Penelitian yang sama di Australia yang juga telah diterbitkan di the Journal of Clinical Sleep Medicine di tahun 2014, menunjukkan bahwa penderita sleep apnea pada level sedang hingga parah dengan dengkuran lebih dari 15 kali per jam memiliki risiko stroke 3,7 kali lipat lebih besar.

Namun pada penelitian terbaru pada tahun 2016 di jurnal kedokteran tidur SLEEP. Menjelaskan bahwa pada kelompok lanjut usia, risiko stroke di lebih perhatikan dari penurunan kadar oksigen ketimbang derajat keparahan ngorok (AHI).

Henti nafas saat mendengkur

Henti napas saat tidur atau sleep apnea ditandai dengan tidur yang mendengkur. Terlihat spele memang, namun sebenarnya hal ini cukup mengerikan. Bukan karena kerasnya suara dengkuran, melainkan henti nafas dan tersedak seperti tercekik itu lah menjadikan gejala ini terlihat mengkhawatirkan.

Henti nafas pada saat tidur inilah yang berakibat terganggunya proses tidur. Karena sesak berulang yang terjadi tanpa disengaja menjadikan otak terbangun berulang kali. Dampak yang ditimbulkan adalah bangun pagi menjadi kurang segar. Selain itu penderita menjadi mudah mengantuk di siang hari sehingga dapat mengurangi kualitas hidup penderitanya.

Dampak dari tidur ngorok ini memang cukup banyak, sleep apnea dapat menyebabkan hipertensi, gangguan jantung, stroke, diabetes dan impotensi. Namun hubungan antara stroke dan sleep apnea belum bisa dipastikan.

Baca juga:

Perubahan lain seperti pada hemodinamis, sistem saraf, pembuluh darah dan proses inflamasi akibat henti nafas ketika tidur juga di sinyalir dapat mengakibatkan penyakit stroke secara langsung.

Vimax Canada

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Uceng999 © 2015 Frontier Theme

Agen Domino QQ - Bandar Judi Poker Online - Qiu Qiu Online 99 - Dewa PokerBBM88