DewajudiQQRajacapsa
CMCPokerRajacapsa
Agen SBOBETVPS Murah
Bola Hero IndonesiaBitcoin Brunei
BandarMuPokerBeb

Apes, Hacker Gagal Rampok Rp 11,5 Triliun Gara – gara Salah Ketik

Apes, Hacker Gagal Rampok Rp 11,5 Triliun Gara - gara Salah Ketik

Apes, Hacker Gagal Rampok Rp 11,5 Triliun Gara – gara Salah Ketik – Seluk beluk dunia hacker memang misterius ya? mereka dapat menyusup pada sebuah sistem dengan tingkat keamanan tinggi. Anugerah intelegensi yang tinggi seharusnya dapat mereka gunakan untuk sebuah kemajuan bukan menimbulkan kerugian.

Rezekibola Asianpoker88

Sebuah grup hacker baru – baru ini di kabarkan tengah menyerang akun bank di Bangladesh. Namun sayangnya aksi mereka gagal gara – gara ‘typo’, yang merupakan kesalahan penulisan kata yang sering di lakukan sebagian besar orang.

Dikutip dari Softpedia, dilaporkan sebuah grup hacker misterius telah berhasil membobol sebuah akun di bank Bangladesh yang berada di bank sentral Amerika Serikat atau “Federal Reserve Bank“. Akun yang di retas ini di klaim berisi uang sebanyak USD 20 miliar atau Rp 260 triliun lebih, sebuah angka yang fantastis.

Pada tanggal 4-5 Maret 2016 lalu, hacker tersebut berhasil menyerang rekening Bangladesh untuk di transfer ke beberapa rekening di berbagai bank di belahan dunia. Dan sudah ada empat transaksi yang telah berhasil mereka lakukan. Total kerugian di taksir mencapai Rp 1 triliun, keempat transaksi tersebut ditujukan ke beberapa kasino di Filipina.

Pokermas99 Pokermas88

Untungnya, sebelum transaksi lain berhasil terkirim, pihak hacker tersebut melakukan keasalahan dengan menulis penerima transfer yang seharusnya “Shalika Foundation” mereka tulis “Shalika Fandation“. Nah kesalahan penulisan inilah yang kemudian terdeteksi oleh Bank Jerman.

Seketika itu Bank Jerman langsung memberitahu kesalahan mencurigakan ini ke pihak Federal Reserve di Amerika. Lalu Bank sentral Amerika itu menghubungi bank Bangladesh tersebut untuk mengkonfirmasi pengiriman uang dalam jumlah sangat besar tersebut.

Baca juga:

Setelah bank Bangladesh merasa tidak pernah mengirimkan uang itu, bank sentral Amerika langsung membatalkan sisa transaksi lain yang belum selesai. Transaksi yang berhasil di gagalkan totalnya mencapai Rp 11,5 triliun.

Seandainya saja grup hacker tersebut tidak membuat kesalahan pengetikkan tujuan pengiriman, kasus ini akan menjadi aksi peretasan paling mahal di dunia atau peretasan dengan jumlah kerugian terbesar di dunia.

Vimax Canada

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Uceng999 © 2015 Frontier Theme

Agen Domino QQ - Bandar Judi Poker Online - Qiu Qiu Online 99 - Dewa PokerBBM88