DewajudiQQRajacapsa
CMCPokerRajacapsa
Agen SBOBETVPS Murah
Bola Hero IndonesiaBitcoin Brunei
BandarMuPokerBeb

7 Aksi Hacker Paling Ganas di Tahun 2015

7 Aksi Hacker Paling Ganas di Tahun 2015 – Berikut ini adalah serangan hacker paling ganas dan sempat menjadi pemberitaan media global. Mulai dari berlatar belakang politik hingga aksi peretasan untuk tujuan kepentingan pribadi.

7 Aksi Hacker Paling Ganas di Tahun 2015

Rezekibola Asianpoker88

1. Hacker kuak siklus keuangan ISIS

Pada bulan November kemarin, kelompok hacker bernama Ghost Security Group (GSG) berhasil menyelusup ke beberapa akun keuangan milik ISIS. Diketahui bahwa ISIS menggunakan jaringan virtual bitcoin dengan nominal Rp 41,1 miliar. Dana tersebut di anggap masih sebagian kecil, karena untuk melancarkan satu kali aksi militer paling tidak membutuhkan dana Rp 5 – 6 miliar.

Dana tersebut kemungkinan besar di gunakan untuk mendanai semua aktivitas militer ISIS. Sumber dana tersebut di duga berasal dari penjualan minyak gelap, penculikan, pemerasan dan lain sebagainya.

Pokermas99 Pokermas88

2. Hacker gempur Turki, 400 ribu situs lumpuh

Alasan hacker Anonymous menyerang internet Turki adalah karena negara tersebut di klaim merupakan sumber pendanaan untuk kegiatan militer ISIS. Sebelum serangan siber tersebut terjadi, Anonymous telah memberikan peringatan bahwa mereka akan membombardir internet di Turki jika tidak menghentikan dukungan kepada ISIS.

Serangan siber yang berlangsung 2 minggu tersebut di klaim Turki sebagai serangan paling intens sepanjang sejarah serangan siber yang pernah di alami negara tersebut. Serangan tersebut melumpuhkan lebih dari 400 ribu situs penting di negara tersebut.

3. Malware serang kartu kredit jaringan hotel Hilton

Program jahat komputer tersebut menyerang sistem pembayaran jaringan hotel Hilton seperti Embassy Suites, Doubletree, Hampton Inn and Suites dan Waldrof Astoria Hotel dan Resorts pada bulan September lalu.

Belum di jelaskan jenis pembayaran dengan kartu kredit mana yang di serang oleh malware tersebut dan berapa akun kartu kredit yang berhasil di curi informasinya.

Baca juga: Tentara Cyber China, Diklaim Yang Paling Kuat

4. Paska Teror Paris, hacker Anonymous retas 900 akun Twitter ISIS

Paska kejadian Teror Paris yang di lakukan oleh ISIS, hacker Anonymous meretas 900 akun Twitter yang tergabung dalam jaringan ISIS. Di ketahui selama ini ISIS menggunakan media sosial sebagai media melakukan propaganda dan perekrutan anggota.

Anonymous melacak keberadaan keberadaan simpatisan ISIS dan melacak IP akun Twiiter yang mereka gunakan. Meskipun mudah bagi ISIS untuk merekrut anggota baru, namun setidaknya butuh waktu bagi mereka untuk mendapatkan 900 followers Twitter.

5. Meretas 37 juta akun pengguna situs selingkuh Ashley Madison

Situs selingkuh ashleymadison.com, di dirikan oleh Noel Biderman yang di tujukan untuk orang – orang yang merasa tidak bahagia dengan hubungan percintaan atau perkawinan mereka.

Bermotif memberikan teguran kepada pengguna situs, tim hacker The Impact Team berhasil meretas 37 juta akun pengguna situs tersebut. Data akun yang diretas tersebut di sebarkan ke versi dark web.

Namun di pihak Ashley Madison menyatakan bahwa, paska peretasan tersebut justru terjadi peningkatan akun pengguna di situs miliknya.

6. Malware pencuri uang di Mandiri dan BCA

Beberapa pengguna klik BCA mengaku ada keanehan ketika mereka mengakses layanan perbankan tersebut. Muncul pop up yang meminta mereka untuk melakukan singkronisasi token. Pop up yang muncul tersebut bukanlah layanan dari BCA, namun merupakan malware yang mengecoh pemilik rekening untuk melakukan transaksi perbankan.

Sama halnya yang terjadi pada beberapa pemilik rekening di Bank Mandiri. Satu dari tiga korban yang melapor menderita kerugian hingga Rp 13 juta.

Baca juga: Tips Mengamankan Akun Apapun di Internet

7. Malware aplikasi di Google Play

Ditemukan malware bernama Ghost Push yang telah disusupkan pada aplikasi di Google Play. Beberapa aplikasi yang menjadi sasaran malware tersebut antara lain Talking Tom 3, Calculator, Smart Touch, Easy Locker, dan Privacy Lock.

Malware ini menyusup melalui aplikasi yang di publikasikan kembali oleh pihak ketiga. Setelah di install aplikasi ini mengunduh aplikasi berbayar dan menampilkan iklan sebanyak mungkin di perangkat korbannya.

Hacker tersebut di kabarkan mendapatkan keuntungan lebih dari USD 4 juta perhari atau sekitar Rp 54 miliar.

Sejauh ini Google telah menghapus malware Ghost Push di aplikasi tersebut. Namun Google tetap menyarankan kepada pengguna untuk memeriksa apakah perangkatnya sudah terlanjur menginstall malware tersebut.

Vimax Canada

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Uceng999 © 2015 Frontier Theme

Agen Domino QQ - Bandar Judi Poker Online - Qiu Qiu Online 99 - Dewa PokerBBM88